Kecepatan akses internet
Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada
saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses
internet, yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan
kecepatan pada saat kita mengambil data – data dari server internet ke komputer
kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine, browsing, dan lain – lain.
Adapun upstream adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data
dari komputer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan
kecepatan transfer data yaitu bps bit per sekon. Artinya, banyaknya bit data
yang dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.
CPU berisi
area memori kecil yang disebut register. Fungsinya untuk menyimpan data dan instruksi
saat pemrosesan. Ukuran register (disebut juga word size) menentukan
jumlah data
yang dapat dipakai oleh komputer pada satu waktu .
Pada saat ini kebanyakan PC
(Personal Computer) memiliki register 32 bit, artinya CPU dapat memproses 4 bit
data tiap waktu.
Sistem Clock
Sistem Clock dalam komputer menetapkan
kecepatan CPU menggunakan Kristal quartz yang bergetar. Satu gerakan clock adalah waktu yang
dibutuhkan oleh transistor untuk mematikan transistor kemudian
menyalakannya kembali. Hal ini disebut clock cycle, yang diukur dalam Hertz . Jika sebuah
komputer memiliki kecepatan 300 MHz, artinya sistem clock berdetak 300 juta
kali/ detik.
Bus
Bus yaitu jalur antara komponen –
komponen pada komputer. Data dan instruksi berjalan pada jalur ini. Lebar jalur
data dapat memengaruhi berapa banyak bit yang dapat ditransmisikan antar
komponen komputer.
Cache Memory
Cache Memory adalah memori
berkecepatan tinggi yang menyimpan data dan instruksi terkini yang sudah diload
oleh CPU. Cache lebih cepat daripada memori biasa, dan
sangat memengaruhi kinerja komputer. Ada dua jenis cache memory, yaitu Level-1
(L1) dan cache eksternal yang disebut Level -2 (L2).
Jenis Kecepatan Akses Internet
Kecepatan akses akan sangat
bergantung pada teknologi jaringan di sekitar jarak dan jarak / kondisi
lingkungan saat koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi
dan komunikasi
saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet melalui
beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe / jenis kecepatan internet yang
dapat digunakan. Berikut adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang
dipilih
Dial – Up
Jaringan telepon sudah
merambah makin luas, sehingga kita dapat mengoneksikan komputer dengan
internet. Cara menghubungkan komputer ke internet menggunakan kabel telepon
sering disebut Dial – Up. Dial-Up melalui jalur PSTN (Public Switched
Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom. Koneksi ke
Dial-Up ini umumnya digunakan pribadi-pribadi yang ingin menghubungkan internet
dari rumah. Komputer yang digunakan biasanya komputer tunggal (bukan merupakan jaringan
komputer). Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up dapat mencapai
maksimal dengan kecepatan 56 Kbps.
ADSL
Asymetric Digital
Subcriber Line (ADSL)
adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34
kHz – 1.104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara
modem dan ADSL dengan modem konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang
dari 4 kHz . Keunggulan ADSL yaitu memberikan kemampuan akses internet
berkecepatan tinggi dan suara / fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter
untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
GPRS
GPRS (General Packet
Radio Service), adalah komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan
menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk
mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS
dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data yang berkaitan
dengan e-mail,
data gambar (MMS),
dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, meskipun
jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM dalam teorinya GPRS menjanjikan
kecepatan mulai 56 kbps – 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet ,
serta pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld komputer.
3G
3G adalah third
generation technology yang mengacu kepada perkembangan teknologi telepon
nirkabel (wireless).
3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses : Sebesar
144 kbps untuk kondisi gerak cepat (mobile) Sebesar 384 kbps untuk kondisi
berjalan (pedestrian) Sebesar 2 Mbps untuk kondisi static di suatu tempat
HSPA
High Speed Packet Acsess
merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama Release 99 (R99)
sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi
R99. Terkait jaringan CDMA ;
HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (Ev-Do) yang
merupakan perkembangan dari CDMA 2000. Jaringan HSPA sebagian besar tersebar
pada spectrum 1.900 MHz dan 2.100 MHz namun beberapa berjalan pada 850 MHz . Spektrum yag
lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta
kemampuannya untuk refarming dan realokasi spectrum
UHF.
HSPA menyediakan kecepatan transmisi
data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink
Packet Access) dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed
Uplink Packet Access), terkait standar pengembangan yang dilakukan Third
Generation Partnership Project (3GPP) perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses
ke dunia maya karena serat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi
biaya transfer data per mega bit.
Wireless LAN
Teknologi Wireless LAN bekerja
dengan menggunakan gelombang radio . Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi
perkantoran dalam ruangan. Namun , sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada
jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point di luar
ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN
didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa dioptimalkan pada
lingkungan yang berbeda, dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya
instalasi kabel.
60000kbps.
Broadband
Teknologi internet broadband
secara umum didefinisikan sebagai jaringan atau servis internet yang memiliki
kecepatan transfer yang tinggi karena lebar jalur data yang besar. Kecepatan
transfer yang biasa dijanjikan oleh servis broadband sampai sekitar 128 kbps
atau lebih. Jaringan Broadband dapat digunakan oleh banyak kalangan, mulai dari
pelajar, pehobi game,
sampai dengan kantor – kantor kecil dan kantor cabang yang ingin memiliki
koneksi dengan kantor pusatnya yang mrmiliki kecepatan yang cukup tinggi.
Teknologi broadband yang paling umum digunakan di Indonesia untuk menghubungkan
koneksi internet untuk anda adalah teknologi DSL, teknologi cable
dan fixed wireless. Masing – masing media memliki kekurangan dan
kelebihan tersendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar